ya itu komentar dari salah satu warga Lenteng Agung yang mau gak mau ikut demo menentang Kepala pemerintahan yang namanya familiar dengan stasiun kereta api.
berikut kutipan asli dari detik.com
“Ya bingung aja cakep-
cakep ngapain jadi lurah. Mending priasaja yang lurah,” kata
Khadijah. Unjuk rasa penolakan
terhadap Lurah Susan pun kebanyakan
diikuti oleh kaum perempuan"informasi lain lagi datang dari ibu siti maimunah, karena si ibu Lurah rajin "Blusuka" sabtu minggu sampai sampai warga yang seharusnya hadir hajatan malah bela-belain ikut kerja bakti membersihkan saluran dan lebih menggelitik lagi bapak-bapak tersebut sebelum berangkat kerja bakti tidak lupa untuk pake minyak wangi. hahaha
![]() |
apa yang salah dari Lurah Susan ini? coba lihat disekitar dan diwilayah kita apakah Lurah diwilayah anda sering terlihat hari sabtu minggu di lingkungan anda? atau hanya pada saat kejadian bencana baru nongol? atau malah bahkan cuma hadir ketika ada acara dangdutan? lebih parah lagi kalo gak pernah kelihatan oleh warganya.
berita dimedia yang beredar perihal penolakan warga Lenteng Agung yang salah satu warganya adalah Almarhum P Tile ini bahwa demo yang kerap dilakukan karena masalah perbedaan keyakinan semata yang juga sampai membuat Mendagri bapak Gamawan ikut komentar perihal penempatan kepala daerah itu bisa digeser oleh Gubernur saat ini malah menjadi episode baru karena Ahok dengan gaya koboinya menolah mentah mentah usulan Mendagri tersebut.


